Memaknai Tradisi Mudik Lebaran

Lebaran identik dengan Mudik. “Rumus” ini mentradisi bagi umat Islam paling tidak di Indonesia. Banyak kritik mengenai tradisi ini karena dianggap banyak madaratnya; tetapi, hemat penulis manfaatnya jauh lebih luas: merekatkan kohesi sosial, memperlancar serta memperluas bidang peredaran uang (makna sosial zakat harta kekayaanl?), dan sebagainya. Lebih dari itu tradisi ini memiliki akar teologis— sekalipun pada tingkat metafisikal— yang tidak dapat diabaikan.
Bagi yang berminat mengakses artikel lengkap silahkan klik: Mudik