Alfâtihah


Kesan penulis, pembukaan khutbah Jum’at yang biasa kita dengar kurang memadai porsinya dan kurang memiliki ‘greget’ isinya. Kesan  ini diperkuat setelah membandingkan dengan best practices di beberapa negara arab atau ‘terarabkan’ yang pernah penulis kunjungi. Pernah penulis mendengarkan khutbah yang isinya ‘melulu’ tahmid tetapi tetap saja memukau dan ‘memaksa’ jama’ah untuk khusyu menyimak. ‘Semangat’ materi khutbah itu kira-kira seperti apa yang tercantum dalam artikel terlampir— reflekasi penulis mengenai al-fatihah. Artikel ini— mungkin memadai sebagai materi khutbah berdurasi kurang dari 20 menit—  dapat diakses secara bebas dengan cara meng-klik:   Draft Khutbah JumA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s