Khutbah Salat Idul Fitri #Di Rumah Saja


Khutbah ke-1:

السَّلاَمُ†عَلَيْكُمْ†وَرَحْمَةُ اللهِ†وَبَرَكَاتُهُ

الله أكبر†(9x)

الْحَمْدُ لله رَ بِ الْعَالَمِيْنَ

اَللَّهُمَّ  صَلِيْ عَلَي سَيِدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَي آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ

اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاَشْهَدٌ اَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ الله

يَا مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ، أُوصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَا اللهَ فَقْدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ

وَقَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كَتَابِهِ الْكَرِيْمِ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

يَاأَيُّهَا†الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَََّّ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَاتَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

:وَقَالَ

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍۢ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍۢ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّـٰبِرِينَ

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar”. [Surat Al-Baqarah (2) ayat 155]

Ayat yang di atas menunjukkan bahwa cobaan atau bala itu merupakan keniscayaan bagi manusia. Bentuknya dapat bermacam-macam, mulai dari sedikit ketakutan, kekurangan pangan, bahkan kehilangan orang terkasih. Semua itu merupakan cara Allah SWT, Rabb kita semua, mendidik Umat manusia agar memperoleh pelajaran paling penting dalam kehidupan ini yaitu Sabar.

Dalam pengertian sederhana sabar kira-kira identik dengan kegigihan. Ribuan bukti menunjukkan kegigihan itu adalah kunci keberhasilan hidup yang berprofesi dalam bidang apa pun. Orang yang menonjol sukses hidupnya, hampir semua kalau tidak semua, adalah terkait dengan kegigihan. Pekerja yang paling sukses pada umumnya pekerja yang paling gigih, demikian juga pengusaha, ilmuan, entertainer yang paling sukses.

الله†أكبر†(3x

Demikianlah kira-kira pesan moral al-Baqarah 155. Ayat berikutnya mendefinisikan arti kata Sabar:

ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَـٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌۭ قَالُوٓا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ

“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. [Surat Al-Baqarah (2) ayat 156]

Ayat ini menunjukkan dalam ajaran Islam, semua urusan, termasuk musibah pendemi Covid-19, merupakan ketetapan-Nya sehingga harus dikembalikan kepada Pemilik sesungguhnya dari setiap urusan. Tetapi ini tidak berarti pasrah dalam pengertian menyerah tanpa upaya. Sebaliknya yang dituntut: mengerahkan segala daya-upaya untuk menghindari mudharat pandemi, menggunakan akal sehat bahkan keseluruhan fakultas ruhani kita (Arab: sulthan) untuk menghindarinya, tetapi pada akhirnya kita harus pasrah menerima ketetapan-Nya (Arab: aslama) setelah pengerahan upaya itu.

Makna sabar secara qurani dicontohkan oleh kemenangan pasukan Nabi SAW dalam perang Badar dan kekalahan mereka dalam Perang Uhud (QS 3:213-215). Di ayat lain disebutkan bagaimana Dia SWT memonitor apa yang dilakukan Nabi SAW menjelang perang-perang itu (QS 3:121)

الله†أكبر†(3x

Musibah, selain merupakan keniscayaan hidup, juga merupakan keseluruhan cerita tragedi kematian maupun kehidupan:

تَبَـٰرَكَ ٱلَّذِى بِيَدِهِ ٱلْمُلْكُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌ

ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْمَوْتَ وَٱلْحَيَوٰةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًۭا ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفُورُ

“Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya-lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun” (QS 67:1-2)

Kalau ditanya apakah misi hidup maka jawabannya melakukan amal terbaik, ahsanu amala. “Orang terbaik diantara kamu adalah orang paling bermanfaat bagi orang lain”; demikianlah kira-kira salah satu sabda Nabi SWT.

الله†أكبر†(3x

أَقُوْلُ†قَوْلِيْ†هَذَا†وَاسْتَغْفِرُ†اللهَ†لِيْ†وَلَكُمْ†إِنَّهُ†هُوَ†الْغَفُوْرُ†الرَّحِيْمُ

Khutbah ke-2

الله†أكبر†(7x)

لا†اله†الا†اللهÆƆالله†أكبر†الله†أكبرÆƆولله†الحمد

الْحَمْدُ†لله†رَ†بِ†الْعَالَمِيْنَ

اَللَّهُمَّ†صَلِ†يْ†عَلَي†سَ†يِدِنَا†مُحَمَّدٍ†وَعَلَي†آلِهِ†وَأَصْحَابِهِ†اْلأَخْيَارِ†أَجْمَعِيْنَÆ

اَشْهَدُ†اَنْ†لاَ†اِلَهَ†اِلاَّ†اللهُ†وَاَشْهَدٌ†اَنَّ†مُحَمَّدًارَسُوْلُ†الله

يَا†مَعَاشِرَ†الْمُسْلِمِيْنَ†،†أُوصِيْكُمْ†وَإِيَّايَ†بِتَقْوَا†اللهَ†فَقْدْ†فَازَ†الْمُتَّقُوْنَ

قَالَ†اللهُ†تَعَالَى∫†اِنَّ†اللهَ†وَمَلاَئِكَتَهُ†يُصَلُّوْنَ†عَلىَ†النَّبِىْ†يَا†يُّهَاالَّذِيْنَ†آمَنُوْاصَلُّوْاعَلَيْه†وَسَلِ†مُوْاتَسْلِيْمًا

اَلل†هُمَّ†اغْفِرْلِلْمُسْلِمِيْنَ†وَالْمُسْلِمَاتِ†وَالْمُؤْمِنِيْنَ†وَالْمُؤْمِنَاتِ†اْلاَحْيَاءِ†مِنْهُمْ†وَاْلاَمْوَاتِ†.

رَبَّنَااَتِنَافِى†الدُّنْيَا†حَسَنَةً†وَفِى†اْلاَخِرَةِ†حَسَنَةً†وَقِنَا†عَذَابَ†النَّار†والْحَمْدُ†لله†رَ†بِ†الْعَالَمِيْنَ

وَ†السَّلاَمُ†عَلَيْكُمْ†وَرَحْمَةُ†اللهِ†وَبَرَكَاتُه

******

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.