Covid-19: Tren dan Sebaran

Wabah Covid-19 masih atau semakin memprihatinkan. Tertanggal 23 Februari 2020, per pukul 22.50[1], total kasusnya dilaporkan 78,997. Dari total itu sebanyak 2,470 meninggal dan 23,425 disembuhkan. Jadi sejauh ini ada sebanyak 25,895 (=2,470+23,425) kasus yang sudah ditutup sehingga outcome-nya dapat diketahui, sembuh atau meninggal. Sisanya sebanyak 53,102 kasus statusnya masih kasus aktif yang sekitar 22% di antaranya dilaporkan dalam keadaan serius atau kritis[2].

Berdasarkan angka-angka di atas, angka keparahan penyakit, diukur dengan angka fatalitas kasus (CFR), dapat diperkirakan yaitu sekitar 10% (=2,470/25,895). Angka ini perlu dilihat sebagai hasil perhitungan dengan cara paling sederhana[3] dan sangat sementara karena kasusnya masih berlangsung dengan perkembangannya menurut para ahli masih belum dapat diprediksi secara meyakinkan.

Angka CFR=10% sebenarnya relatif rendah dibandingkan dengan CFR untuk MERS atau SARS, misalnya[4]. Tetapi yang paling mengkhawatirkan dari Covid-19 memang bukan tingkat keparahan[5], tetapi tren dan sebaran geografisnya.

Tren

Grafik 1 menyajikan tren total kasus Covid-19 per hari dalam kurun waktu sebulan dari 23/2-23/2, 2020. Kasusnya meningkat dari sekitar 845 menjadi sekitar 80,000 pada 23 Februari 2020, atau meningkat lebih dari 90 kali. Dalam dua hari terakhir, 22-23 Februari terjadi pertambahan sebanyak 346 kasus (pada grafik tidak tampak). Singkatnya, kasus Covid-19 masih terus meningkat. Sampai hari ini.

Grafik: Total Kasus COVID-19 (23/1-23/2, 2020)

Sebaran

Wabah Covid-19 menjangkau lebih dari 30 negara (lihat Tabel). Pada tabel itu tampak layak jika Korea Selatan dan Italia akhir-akhir ini dilaporkan memperlihatkan “kepanikan” karena kasus dan angka besar angka fatalitasnya (CFR) relatif tinggi.

Tabel: Sebaran Geografis Kasus Covid-19 dan Statusnya

(Keadaan 23/2/20120, Pukul 22.50)

*****

Menanggapi perkembangan wabah Covid-19, dua orang ahli[6] memberikan opini sebagai berikut:

  • I think it is likely we will see a global pandemic. If a pandemic happens, 40% to 70% of people world-wide are likely to be infected in the coming year. What proportion is asymptomatic, I can’t give a good number.
  • It could infect 60% of global population if unchecked.

Mereka bukan orang sembarangan. Yang pertama adalah Prof. Marc Lipsitch, Prof. of Epidemiology, Harvard School of Public Health, Head, Harvard Ctr. Communicable Disease Dynamics (14/2020). Yang kedua, Prof. Gabriel Leung, Expert on coronavirus epidemics Chair of Public Health Medicine, Hong Kong University (11/2/ 2020).

Opini ahli itu sebagaimana dikutip di atas jelas skenario buram. Di sisi lain, skenario itu dalam bahasa agama (Islam) bisa dikategorikan itu takdir. Tugas kita secara kolektif “menghindari suatu takdir dan beralih ke takdir lain yang lebih baik” (Hadits Nabi SAW). Aparat WHO, lembaga karantina, para ahli dalam rumpun ilmu-ilmu kesehatan, dan pihak lain yang terkait, atas nama kita secara jamaah, telah berupaya keras agar skenario buram itu tidak sampai terjadi. Walaupun demikian perlu disadari bahwa dalam takdir ada semacam misteri, semacam “pagar” menurut istilah Ibnu Atha’illah As-Sakandari dalam dalam Al-Hikam aforisme ke-3:

gr2

“Kekuatan semangat (azam, cita-cita, ikhtiar) tidak dapat memecahkan pagar takdir”.

Wallahualam…@

[1] Sumber: https://www.worldometers.info/coronavirus/coronavirus-cases/

Catatan: Dalam kasus virus ini penyebutan jam laporan diperlukan karena perubahan status kasus dapat berubah cepat. Sebagai ilustrasi, per pukul 10 tanggal yang sama total kasus yang dilaporkan per pukul 10 sebanyak 78.889 dan ini berarti penambahan 109 kasus 109 dalam waktu 12 jam.

[2]https://www.worldometers.info/coronavirus/#countries

[3] Artikel mengenai metode estimasi CFR untuk kasus yang masih berlangsung yang mungkin paling dapat diandalkan secara statiistik tetapi relatif kompleks dapat diakses di sini: https://academic.oup.com/aje/article/162/5/479/82647

[4] https://www.worldometers.info/coronavirus/coronavirus-cases/

[5] Mengenai tingkat keparahan lihat https://uzairsuhaimi.blog/2020/02/21/covid-19-dan-angka-fatalitas/

[6] https://www.worldometers.info/coronavirus/coronavirus-expert-opinions/