Artikel terlampir yang sangat pendek ini— satu halaman, 206 kata— bertemakan “Dia Allah” menurut narasi teks suci, deskripsi Schuon dan ungkapan penulis. Bagi yang berminat mengakses, silakan klik: INI
Month: January 2011
Mencermati Makna Hadiah: Dari Semangat Menerima ke Semangat Memberi
Kata hadiah bermakna dasar tanda, penunjuk, isyarat, atau arti lain yang sejalan; tanda cinta_kasih_sayang. Tradisi membagi hadiah dalam bentuk tukar-kado atau bagi-bagi ampau mengandung potensi nilai kebajikan sosial, memperkuat tali-sillaturrahmi, berdampak positif terhadap penguatan harmoni dan ketahanan sosial. Pertanyannya: Kenapa tradisi ini di kalangan umat lemah? Tantangan: Bagaimana mengubah mentalitas umat yang allegedly lebih bercirikan ‘semangat menerima’ ketimbang ‘semangat memberi’ yang sesuai dengan semangat Islam. Hemat penulis tantangan ini achievable karena pernah dibuktikan dalam sejarah Islam awal.
Urian lebih lengkap mengenai topik ini dapat diakses secara bebas dengan cara meng- klik: Hadiah
Rumus Agama
Istilah Rumus Agama merujuk pada pernyataan yang kebenarannya berlaku umum bagi semua agama. Artikel ini mempertanyakan apakah ada rumus semacam itu dan meninjau secara kritis rumusan yang ditawarkan Baquet (2006) serta melihat kesesuaian rumus dengan ajaran Islam sejauh yang penulis pahami.
Artikel dapat diakses secara bebas dengan cara meng-klik: Rumus_Agama