Doa Bersuci


Doa Bersuci

Uzair Suhaimi

uzairsuhaimi.wordpress.com

Ya Rabb, sebelum Salat aku bersuci yang terkadang disertai sejumput doa, dimulai dengan kalimat pendek yang berdaya menyucikan, bismillah; sayangnya, aku terlalu sering lalai menyelaraskan perilaku keseharian dengan doa-doaku itu.

Ketika mencuci pergelangan tangan aku berdoa: “Ya Rabb, berkatilah kedua tangan ini agar gemar terangkat bermunajat keharibaan-Mu dan agar terbebas dari sifat kikir yang membelenggu”

Dalam keseharian hati ini lebih sering mengabaikan-Mu yang Maha Hadir seolah-olah tidak butuh uluran tangan-Mu yang Maha Pemurah.

Ketika berkumur aku bermohon: “Ya Rabb, berkatilah mulutku agar mampu menyatakan kebenaran dan hanya kebenaran”

Dalam keseharian mulut ini lebih banyak berceloteh sia-sia dan seringkali menyerempet bahaya.

Ketika hidung menghirup air aku berkata lirih: “Ya Rabb, berkatilah agar hidungku peka terhadap wewangian surgawi”

Dalam keseharian hidungku lebih terbius oleh bau asap dunia fana yang menyesakkan dan mengaburkan visi kesucian.

Ketika membasuh wajah aku melafalkan doa: “Ya Rabb, limpahkan wajahku cahaya-Mu agar mampu mereflsksikan kelembutan hati serta menebarkan kesejukan”

Dalam keseharian wajahku lebih banyak mencuatkan kekasaran dan kekerasan hati.

Ketika mencuci tangan aku bermunajat: “Ya Rabb, limpahkan sedikit kekuatan-Mu agar kedua tanganku ini mau dan mampu melakukan kebajikan untuk kesejahteraan sesama”

Dalam keseharian tanganku didominasi karya egosentris yang tidak peka terhadap kepentingan orang lain.

Ketika mengusap kepala aku meminta: “Ya Rabb, kendalikan pikiranku agar cukup jernih untuk mentadaburi luasnya rahamt-Mu yang mencakup segala”

Dalam keseharian kepalaku didominasi perpektif sempit dan tidak merasa nyaman ketika mengenakan lensa universalitas.

Ketika mengusap telinga aku mengadu: “Ya Rabb, berkatilah telingaku agar menggemari suara yang mengajak ke jalan-Mu”

Dalam keseharian telingaku lebih terobsesi oleh suara hiruk_pikuk dunia tanpa_makna.

Ketika mencuci kaki aku berdoa: “Ya Rabb, bimbinglah kakiku agar condong ke jalan kebaikan dan hanya kebaikan”

Dalam keseharian kakiku terbiasa menyusuri jalan kesia-siaan duniawi yang seringkali menyerempet batas-Mu.

“Ya Rabb, aku telalu lemah untuk menyelaraskan perilaku keseharian dengan doa yang mungkin karena daki dosaku sudah terlalu tebal; oleh karena itu, berilah aku kelimpahan keberkahan bersuci sehingga mampu melunturkan daki dosaku!”.

”Ya Rabb, didiklah aku agar mampu bersuci secara layak sebelum menghadap-Mu, sebelum berpartisipasi sesama mahkluk lain dalam bertabih kepada-Mu, sebelum menyeburkan diri dalam cahaya-Mu yang tanpa_batas!”

“Ya Rabb, terimalah doaku ini!; limpahkanlah Salawat dan Salam kepada junjunganku, rasul-Mu yang terakhir dan agung itu!… @

2 thoughts on “Doa Bersuci

  1. Semangat yang sejalan dengan do’a setelah wudhu sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW:
    اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
    Artinya : “Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang bersuci”
    Menurut Prof. Dr. Nasaruddin Umar, kata al-taibin dan al-tawwabin (orang-orang yang bertobat) berasal dari akar kata taba-yatubu yang artinya kembali, yaitu kembali ke jalan yang benar setelah menempuh jalan meyimpang.
    STAIN Malang memaknai thohhir atau bersih dengan bersih dari hal-hal yang bersifat angkara murka, dholim,mungkar dan sifat subyektif atau mengharap sesuatu yang tidak mungkin terjadi.

    1. Mungkin bisa ditambahkan: bersih (paling tidak untuk sementara) dari cara pandang egosentris yang sempit serta mengharapkan berkah kemampuan memiliki cara pandang Diri_Sejati (True Self) yang luas dan mencakup segala. Bukankah cinta Tuhan, seperti sinar matahari, mencakup segala tanpa membeda-bedakan? Gimana?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s