Seri Uzair_on_Puasa: Al-Qur’an dan Ahli Kitab

Bulan Ramadhan suci karena di dalamnya turun al-Qur’an yang secara harfiah berarti bacaan. Bacaan bagi siapa? Bagi semua karena Yang_Maha_Tinggi rabb bagi semua, mengakui atau tidak, rela atau terpaksa. Ahli Kitab –mencakup Umat Yahudi dan Umat Nasrani– memperoleh perhatian lebih sebagai pihak yang ingin diajak bicara (mukhatabah) oleh al-Qur’an. Ini terkait dengan fungsinya: membenarkan (tashdiq) kitab-kitab suci sebelumnya, sekaligus meluruskan penyimpangan yang terjadi.

Seri_Uzair_On_Puasa: Berpuasa dengan Ihsan

Agar mencapai sasaran yang dikehendaki yaitu mencapai puncak kualitas manusia (taqwa), puasa perlu disempurnakan dengan Ihsan, satu dari tripariat al-Dien: Islam-Iman-Ihsan. Ihsan mencakup Iman, Iman mencakup Islam. Dengan demikian, puasa dengan Ihsan berarti puasa yang dilakukan secara sempurna sesuai kaifiat (tatacara) yang ditetapkan syariat, dimotivasi untuk memperoleh ridha- Nya dan bukan karena motif lain, memperhatikan adab puasa, serta menyibukkan diri dengan amalan-amalan unggulan yang bersifat lahiriah maupun batiniah.

Seri Uzair_on_Puasa: Bulan Penuh Rahmat

Ramadhan sepenuhnya bulan penuh rahmat, bukan sepertiganya. Walaupun demikian tidak ada jaminan bagi yang berpuasa di dalamnya akan memperoleh rahmat. Kenapa? Karena rahmat adalah anugerah langit, di luar kendali manusia. Makna rahmat sangat kaya karena terkait dengan dua asma-Nya, al-Rahman dan al-Rahim.

Seri Uzair_on_ Puasa: Puasa dari apa?

Dalam artian umum berpuasa berarti berpantang sementara atau melawan kehendak untuk tidak melakukan apa yang kita sukai sekali pun dalam keadaan normal tindakan itu baik dan bahkan diperlukan. Kemampuan ini bersifat manusiawi dan diperlukan dalam pergaulan antar sesama sehingga diharapkan suatu saat menjadi kesadaran global.

Tiga Puisi Misteri

Lafadz Allah Azza wa Jalla, mengandung misteri keberadaan segala dan misteri ketuhanan; asma-Nya, al-Awaal dan al-Akhir mengandung misteri sumber kebahagiaan hakiki, melalui misteri keterhubungan. Tiga tema ini dinarasikan dalam Tiga Puisi Rindu Tuhan, semuanya reproduksi dari artikel sebelumnya dalam blog ini dengan sedikit penyempurnaan sana-sini.