Estimasi Pekerja Rumah Tangga

Pembantu atau  Pekerja Rumah Tangga (PRT) atau Pekerja Domestik (Domestic Worker) menjadi keprihatinan global. Alasannya, PRT rawan menjadi obyek eksploitasi ekonomi dan seksual, juga sulit terjangkau oleh perlindungan hukum. Penggunaan istilah “pembantu” (bukan “pekerja:) dalam survei-survei resmi diduga turut menyulitkan upaya hukum untuk melindunginya: Kementrian NakerTrans konon menganggap urusan “pembantu” bukan bagian dari wilayah kerjanya. (Aya-aya wae!)

PRT dapat dapat diidentifikasi melalui salah atau survei reguler BPS yaitu Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas). Metodologi untuk mengidentifikasi DW, estimasi dan trennya dapat diakses di SINI.