Kelompok Sasaran Risalah Era Muhammad SAW


Sasaran risalah Muhammad saw mencakup seluruh umat manusia lintas-suku-budaya-bangsa dan lintas-waktu. Walaupun demikian, dalam rentang waktu sejak beliau menerima tugas kerasulan sampai wafat, yang menjadi sasaran langsung risalah hanya mencakup tiga kelompok besar: kaum mukmin, kaum kafir musyrikin dan ahli-kitab.

Rasul yang agung telah menyelesaikan misinya menyampikan risalah kepada ketiga kelompok itu secara sangat efektif dan sangat efisien. Lebih dari itu, beliau berhasil membangun ‘super suku’ baru yang luar biasa, dengan landasan ‘Konstitusi Madinah’, konstitusi pertama dalam sejarah umat manusia. Sang Rasul yang ummi itu berhasil menyempunakan bangunan agama samawi.

Bagi yang berminat mengakses artikel lengkap silakan klik: SasaranRisalah2

2 thoughts on “Kelompok Sasaran Risalah Era Muhammad SAW

  1. Sasaran risalah Muhammad saw mencakup seluruh umat manusia lintas-suku-budaya-bangsa dan lintas-waktu.
    klo bgitu,, masalah2 politik, ekonomi, sosbud, dll jga bsa dselesaikan dengan risalah Muhammad,,??? yang jelas masa hidupnya dan perrubahan zaman nya yang jauh berbeda dengan sekarang…
    sosok yang ummi tp sungguh luar biasa karena keberhasilannya menyempurnakan bangunan agama samawi,, sungguh patut kita senandungkan shalawat dan salam selalu untuknyaa….

  2. Risalah Muhammad saw yang dikodifikasikan dalam teks suci Al-Qur’an mencakup semua hal seperti yang tertulis dalam salah satu ayat (tetapi lagi lupa surat-ayat berapa). Tetapi tentu saja yang dicakup bukan teknis-operasional (knowhow) sos-pol-bud karena ini meruapakan domain umat yang telah dibekali perangkat yang cukup (akal, fikiran, nurani). Yang dicakup dalam risalah adalah huda (petunjuk umum) yang menjelaskan landasan moral-spritual dari bidang-bidang itu. Sebagai contoh, Al-Qur’an tidak menunjukkan bagaimana mengelola ekonomi masyarakat secara teknis-operasional. Qur’an hanya memberi petunjuk bahwa dalam perekonomian (tepatnya mendistribusikan aset sosek-pol) harus diatur agar kekayaan ‘tidak hanya berputar diantara kamu-kamu yang terbatas’— jadi ada ajaran moral mengenai distribusi yang berkeadilan. Teks suci juga menekankan (ini sangat maju bahkan dalam dunia kontemporer) pentingnya catatan tertulis dalam berbisnia (lihat deh ayat terpanjang dalam Al-Qur’an). Iya nggak. Salam. Rahimakumullah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s