Penduduk yang Tidak Bekerja Sama-sekali

Istilah ‘tidak bekerja sama sekali’ merujuk pada istilah teknis ‘penganggur’ (unemployed) yaitu bagian angkatan kerja tidak bekerja atau terserap dalam pasar kerja. Artikel ini memotret seberapa besar penduduk Indonesia yang tidak bekerja sama sekali menurut survey terkini yang tersedia yaitu  Sakernas 2010 (February), dirinci menurut jenis kelamin dan provinsi.

 

 

Lanjut ]

Memaknai Tradisi Mudik Lebaran

Lebaran identik dengan Mudik. “Rumus” ini mentradisi bagi umat Islam paling tidak di Indonesia. Banyak kritik mengenai tradisi ini karena dianggap banyak madaratnya; tetapi, hemat penulis manfaatnya jauh lebih luas: merekatkan kohesi sosial, memperlancar serta memperluas bidang peredaran uang (makna sosial zakat harta kekayaanl?), dan sebagainya. Lebih dari itu tradisi ini memiliki akar teologis— sekalipun pada tingkat metafisikal— yang tidak dapat diabaikan.
Bagi yang berminat mengakses artikel lengkap silahkan klik: Mudik

Sidik dan Tidak Kikir: Karakter Kaum Muhajirin dan Ansar

Dalam artikel ini istilah sidik dan kikir masing-masing merujuk oada kata shiddiq dan shuhh, dua istilah teks suci ketika mendeskripsikan karakteristik khas dua komunitas sahabat Rasul saw yang istimewa yaitu Kaum Muhajirin dan Kaum Ansar. Sidik dipahami sebagai identik dengan benar_jujur tetapi penerapan kata itu dalam teks suci menunjukkan bahwa maknanya lebih luas dan lebih dalam dari sekedar benar_jujur. Sidik mencerminkan keyakinan pada tingkat intelektual jernih dan komitmen kuat untuk merealisasikan kehendak pada tingkat praksis kehidupan kongkrit sehari-hari.

Jika sidik merupakan karakter khas Kaum Muhajirin maka tidak kikir atau tepatnya ‘terpelihara dari sifat kekikiran diri’ merupakan ciri khas Kaum Ansar, komunitas yang— sekalipun  tergolong fakir atau ‘memiliki keperluan mendesak’ — tidak mengharapkan harta rampasan yang merupakan hak mereka karena mengutamakan  kaum Muhajirin.

Bagi yang berminat mengakses artikel lengkap silakan klik: Sidik