Catatan Reuni


Beberapa hari lalu penulis berpartisipasi dalam acara reuni di di kawasan Lembang, Bandung. Pesertanya adalah “alumni” Akademi Ilmu Statistik (AIS) “Angkatan 19”, kohor mahasiswa AIS rekrutan 40 tahun lalu, 1977. Pembubuhan tanda kutip untuk kata “reuni” dan “Angkatan 19” disengaja karena dua kata itu ternyata diartikan secara longgar: sebagian peserta bukan alumni atau lulusan AIS karena DO di tingkat pertama; sebagian bukan hasil rekrutmen 1997 tetapi setahun sebelumnya, 1976. Kelompok pertama dianggap anggota populasi Angkatan 19 karena “masuk bareng”, kelompok kedua karena “keluar bareng”. Penerapan definisi almuni dan angkatan yang longgar ini dimungkinkan karena AIS menerapkan sistem DO di tingkat pertama dan mengizinkan mengulang setahun di tingkat 2 atau 3.

Peserta acara reuni (di luar keluarga) berjumlah 27 orang. Angka ini tampak kecil tetapi secara proporional sangat siginifikan. Kenapa? Karena AIS, sampai akhir era 1970-an, merekrut mahasiswa dalam jumlah kecil, 40-45-an. Dengan demikian, angka partisipasi reuni sekitar 65%, suatu angka fantastis. Seperti diungkapkan oleh seorang peserta yang juga mantan Eselon I BPS: “Umumnya reuni dihadiri oleh 10%-20% peserta sehingga reuni kita sebenarnya paling sukses”.

Acara puncak reuni berlangsung santai: pidato singkat panitia, nyanyi-nyanyi, becanda-becanda, tukar hadiah, dsb. Jadi, biasa-biasa saja. Yang luar biasa, di luar angka partisipasi, adalah semangat pesertanya, apalagi jika dilihat dari fakta-fakta berikut.

  1. Peserta reuni masuk AIS 40 tahun lalu, jadi peserta termuda adalah mahasiswa Ikatan Dinas (ID) yang kini berumur kira-kira 18+40=58 tahun. Yang tertua adalah mahasiwa Tuga Belajar (TB) dari suatu instansi pemerintah yang telah mencapai usia 72 tahun. Singkatnya, semua peserta reuni sudah tergolong manula bahkan ada yang sudah menampakkan tanda-tanda uzkarusia, udzur karena usia.
  2. Sebagian peserta sempat menikmati kuliah di AIS –atau bergabung dengan Angkatan 19– hanya setahun karena DO di tingkat pertama.
  3. “Nasib” peserta, dalam arti prestasi dalam bidang akademis, meniti jenjang karir dan atau menapaki tangga sosial, ternyata sangat bervariasi. Ada yang bergelar S3 dan mencapai Eselon I, ada yang “biasa-biasa” saja.
  4. Tidak semua peserta bertempat tinggal di sekitar Bandung atau Jakarta; sebagian ada yang dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Jadi, sebagian peserta jelas harus menempuh perjalanan jauh, melelahkan (bagi manula) dan mahal (bagi pensiunan).
  5. Situasi lalu lintas pada hari H luar macet luar biasa sehingga ada peserta yang dari Jakarta menempuh perjalanan 10 jam atau lebih (ada yang berangkat pukul 7.00 dan tiba di lokasi pukul 17.00). Peserta yang yang berangkat dari Kota Bandung (setelah acara pernikahan salah seorang warga Angkatan19) masih harus menikmati kemacetan sekitar 3-4 jam, pengalaman yang cukup “menyiksa” bagi manula.

Sekalipun menghadapi tantangan-tantangan itu, peserta reuni masih dapat menikmati acara puncak yang berlangsung hingga menjelang tengah malam. Sebagian bahkan ada yang melanjutkannya dengan ngobrol-ngobrol santai hingga larut malam. Dugaan penulis, hampir semua (kalau tidak semua) peserta menilai semua acara reuni, termasuk piknik ke Tangkuban Perahu dan kunjungan ke rumah seorang sesepuh BPS, berangsung lancar. Terlepas dari lancar-atau tidak lancar, bagi penulis, setiap bentuk reuni adalah rahmat, apalagi Reuni Mistis(*).

Sebagai acara sosial yang bersifa sukarela, acara reuni semacam ini hanya mungkin dapat direalisasikan jika ada yang menginisiasi, mensponsori, dan mengorganisasikan. Sukses acara tidak terlepas dari kontribusi mereka. Bravo untuk Uni Neng, Mbak Dudu, Kang Ame, Bang Sudung dan lain….. @

(*) Bagi yang tertarik lihat  https://uzairsuhaimi.blog/2012/10/10/reuni-mistis/

 

 

4 thoughts on “Catatan Reuni

  1. Bravo kang Uzair. Sangat menarik kesan & pesannya. Meskipun termasuk kategori “alumni” saya sungguh merasakan perbedaan yg sangat significant dgn reunian2 lainnya. Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s