Pesan Sufistik Musik Rahman


Kata Rahman dalam judul merujuk pada seorang individu yang bernama  Allahraka Rahman dan populer dengan nama  AR Rahman. Ia adalah komposer dan produser musik ternama kelahiran India. Kelebihannya, mengintegrasikan musik India klasik dengan musik elektronik dan aransemen orkestra tradisional.

Reputasi Rahman

Dalam dunia musik Rahman banyak mendulang penghargaan (Award): 6 National Film Awards, 2 Academy Award, 2 Grammy Award , 1 BAFTA Award, 1 Golden Globe Award, 15 Filmfare Awards, dan 17 Filmfare Awards South. Dengan reputasi semacam iini ia bukan pemusik biasa:

  • Tahun 2009, Time memasukkannya ke dalam daftar 100 orang paling berpengaruh;
  • Tahun 2011, majalah musik dunia yang berbasis di Inggris menggelarinya sebagai salah seorang dari Tomorrow’s World Music Icons; 
  • Nama kecilnya, Isai Puyai (Inggris: the Musical Storm) dan Mozart Madras.

Selain sebagai pemusik, Rahman juga dikenal juga sebagai dermawan (filantropis):

Rahman is involved with a number of charitable causes. In 2004 he was appointed as the global ambassador of the Stop TB Partnership, a WHO project. Rahman has supported Save the Children India and … help orphans in Banda Aceh who were affected by the 2004 Indian Ocean Tsunami.

Pengaruh Sufi

Rahman terlahir sebagai seorang Hindu dan masuk Islam ketika umur 20-an. Peralihan agamanya karena dorongan hatinya sendiri. Dia mengakui sufisme mempengaruhi sikap hidupnya sebagaimana terlihat dari cuplikan wawancara berikut:

How has Sufism affected your attitude to life?

It has taught me that just as the rain and the sun do not differentiate between people, neither should we. Only when you experience friendship across cultures, you understand there are many good people in all communities…

Did the peer ask you to embrace Islam?

No, he didn’t. Nobody is forced to convert to the path of Sufism. You only follow if it comes from your heart. A year after we met Qadri Saaheb, in 1987…I was reminded of what Jesus Christ, Peace be upon Him, once said: “I wish that you were cold and hot. So because you are lukewarm and neither hot nor cold, I will spit you out of My mouth.”

What I understood by His words was that it is better to choose one path. The Sufi path spiritually lifted both my mother and me, and we felt it was the best path for us, so we embraced Sufi Islam.

Hasbi Rabbi Jallallah

Rahman memproduksi beberapa musik yang bergenre sufistik yang dua antaranya populer bagi kalangan paduan suara di lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi. Dua produksi yang dimaksud berjudul Kun Fa Yakun dan Hasbi Rabbi Jallalah (selanjutnya, Hasbi). Yang pertama agaknya diakrabi ibu-ibu yang suka yasinan. Pesan intinya adalah keniscayaan kekuasan-Nya yang mutlak dan sikap rendah hati di hadapannya. Salah satu syairnya yang sering diulang, “Saya tidak tahu apa-apa”.

Bagaimana dengan yang kedua (Hasbi)? Pesan utamanya adalah zikr yang dinarasikan dalam bahasa yang kuat (Quran: qaulan baliga), aransemen lagu yang apik, serta pesannya yang “mendesak”. Untuk memahami ini, berikut diajikan cuplikan syairnya yang aslinya berbahasa India dan Arab:

——–

Those who addicted to problem of heart,

the Essence of Allah calls you!…

Those who zikr of God from the heart is indeed freed!…

Zikr is peace,

Zikr id the Victory,

Zikr is Healing,

Zikr is the Cure…

——

Hasbi rabbi jallallah,

Maa fii qalbi gaitullah,

Nuri Muhammad shallallah,

Haqq lailaha illallah.

——-

Pesan syair di atas jelas: (1) ajaran tauhid atau ajaran mengenai keesaan-Nya, dan (2) ajakan untuk berzikir atau mengingat-Nya. Ajaran tauhid terlihat pada baris terakhir; ajakan berzikir pada keseluruhan bagian pertama di mana kata zikir disebutkan sampai lima-kali. Yang ditekankan pada bagian pertama bukan definisi zikir, melainkan makna atau nilainya bagi pelaku (Arab: zakir). Itulah kekuatan syair itu!

Sebenarnya baris ke-2 bagian kedua syair di atas berbicara mengenai definisi, tetapi dinarasikan dalam bahasa yang sangat operasional: maa fii qalbi gairullah. Kalimat ini secara sederhana berarti tidak ada apa pun dalam kalbu selain-Nya. “Definisi” ini sejalan dengan penegasan almarhum KH Zezen (wafat 2015) yang disampaikannya dalam suatu  pengajian Al-Hikam bahwa kalbu adalah dimensi ketuhanan dalam diri manusia yang merupakan hak-Nya yang ekslusif

Selain sarat dengan ajaran tauhid dan ajakan berzikir, dalam syair Hasbi banyak disebutkan Nama-nama-Nya-yang-Indah (Arab: Asmaul Husna) termasuk alhayyu, lqayyum, arrahman, almannan, dan dzul jalaal wal-ikram.

Popularitas Rahman

Musik dengan genre sufistik Rahman populer tidak hanya di India tetapi juga di Eropa, Amerika Serikat, Kanada dan Asia (antara lain Jepang dan Taiwan). Ini berlaku setidaknya bagi kelompok paduan suara di lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi, termasuk yang memiliki tradisi kekeristenan yang kental.

Kenapa populer? Hampir dipastikan sebagian karena tingginya kualitas musiknya. Apakah juga karena pesan perdamaian yang dikandung dalam musiknya yang bergenre sufistik? Ini dapat diperdebatkan walaupun penulis cenderung memberikan jawaban positif.

Untuk dapat mengapresiasi musik Rahman yang bergenre sufistik silakan pembaca mengunjungi tautan ini  yang menayangkan Hasbi ketika dibawakan langsung oleh penciptanya (2017). Dari tayangan ini, penulis dapat merasakan kekuatan bahasa yang digunakan, kedalaman penghayatan penciptanya, serta kedalaman dan ke-mendesakan pesan yang ingin disampaikannya.

Atau, pembaca lebih menyukai tayangannya oleh paduan suara mojang-bujang UNPAD yang baru dirilis (May 27, 2019)?  Jika ya silakan kunjungi tautan ini. Dari tayangan ini penulis memperoleh kesan kuat bahwa keindahan musik dan kedalaman pesan sufistik Rahman dapat dinikmati oleh generasi muda.

Semoga….@

Contact: uzairsuhaimi@gmail.com

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.